Showing posts with label Elektronika Dasar. Show all posts
Showing posts with label Elektronika Dasar. Show all posts

Monday, 28 October 2013

Komponen Aktif dan Pasif

Dalam Elektronika, komponen dibedakan menjadi 2 jenis antara lain komponen pasif dan komponen aktif

Komponen Pasif
Komponen pasif adalah jenis komponen elektronika yang bekerja tanpa memerlukan arus listrik sehingga tidak bisa menguatkan dan menyearahkan sinyal listrik serta tidak dapat mengubah suatu energi ke bentuk lainnya. Contoh komponen pasif adalah Resistor, Capasitor, Induktor

Komponen Aktif
Komponen aktif ialah jenis komponen elektronika yang memerlukan arus listrik agar dapat bekerja dalam rangkaian elektronika yang dapat menguatkan dan menyearahkan sinyal listrik, serta dapat mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contoh komponen aktif adalah Diode, Transistor, SCR, dll

Catatan:
IC (Integrated Circuit) adalah gabungan dari komponen aktif dan komponen pasif yang disusun menjadi sebuah rangkaian elektronika dan kemudian diperkecil ukuran fisiknya.

Wednesday, 23 October 2013

Hukum Kirchhoff

Dalam mempelajari elektronika, untuk melakukan analisa rangkaian listrik, disamping Hukum Ohm, hukum yang seringkali digunakan adalah Hukum Kirchhoff. Hukum Kirchhoff terdiri dari hukum I Kirchoff atau KCL(Kirchhoff’s Current Law) dan hukum II Kirchoff atau KVL (Kirchhoff’s voltage Law).

Hukum I Kirchhoff
Hukum ini juga disebut Hukum titik Kirchhoff, Hukum percabangan Kirchhoff, atau KCL (Kirchhoff's Current Law).Hukum Kirchhoff I menyatakan : 
"Jumlah aljabar kuat arus yang menuju suatu titik cabang rangkaian listrik = jumlah aljabar arus yang meninggalkan titik cabang tersebut".
Hukum ini secara matematis dinyatakan sebagai berikut :

Sehingga kalau digambarkan dalam bentuk rangkaian bercabang maka akan diperoleh gambar rangkaian seperti berikut ini:

Pada gambar diatas arus Imasuk, menuju titik cabang, sedangkan arus I1, I2 dan I3 meninggalkan titik cabang. Maka pada titik cabang tersebut berlaku persamaan :

Hukum II Kirchhoff
Hukum ini juga disebut sebagai Hukum loop (putaran) Kirchhoff, dan KVL (Kirchhoff's Voltage Law). Hukum II Kirchhoff menyatakan : 
"Jumlah aljabar seluruh tegangan mengelilingi sebuah jalan tertutup dalam sebuah rangkaian adalah nol".
Hukum ini secara matematis dinyatakan sebagai berikut :
atau


Saturday, 19 October 2013

Hukum Ohm

Dalam mempelajari ilmu elektronika, Hukum Ohm adalah hukum dasar yang wajib dipahami oleh setiap engineer elektronika ataupun penghobi elektronika. Hukum Ohm merupakan hukum dasar yang menyatakan hubungan antara Arus Listrik (I), Tegangan (V), dan Hambatan (R). Sebuah benda penghantar dikatakan memenuhii hukum Ohm apabila nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. Hukum ini dicetuskan oleh Georg Simon Ohm, seorang fisikawan dari Jerman pada tahun 1825 dan dipublikasikan pada sebuah paper yang berjudul "The Galvanic Circuit Investigated Mathematically" pada tahun 1827.

Pada dasarnya, Hukum Ohm berbunyi:
"Besarnya arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar atau konduktor akan berbanding lurus dengan beda potensial/tegangan (V) yang diterapkan kepadanya dan berbanding terbalik dengan hambatannya (R)".

Secara matematis hukum Ohm diekspresikan dengan persamaan:
V = I x R
I = V / R
R = V / I 
P = V x I

Dimana :
I = arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar dalam satuan Ampere
V = tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar dalam satuan volt
R = nilai hambatan listrik (resistansi) yang terdapat pada suatu penghantar dalam satuan ohm
P = daya listrik yang dengan satuan Watt

Secara lengkap untuk hubungan tegangan, arus, hambatan dan daya dapat digambarkan pada gambar berikut :


Tuesday, 8 October 2013

Pengenalan Elektronika

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan peralatan yang mengunakan rangkaian elektronika sebagai basis teknologinya misalkan:

Dirumah, kita sering melihat televisi, mendengarkan lagu melalui tape atau CD, mendengarkan radio, berkomunikasi dengan telephone.

Dikantor kita menggunakan komputer, mencetak dengan printer, mengirim pesan dengan faximile, berkomunikasi dengan telephone.

Dipabrik kita memakai alat deteksi, mengoperasikan robot perakit, dan sebagainya.

Di jalan raya kita bisa melihat lampu lalu-lintas, lampu penerangan jalan yang secara otomatis hidup bila malam tiba, atau papan reklame yang terlihat indah berkelap-kelip dan masih banyak contoh yang lainnya.

Dari semua uraian diatas kita dapat membuktikan bahwa pada zaman sekarang ini kita tidak akan lepas dari perangkat yang menggunakan elektronika sebagai dasar teknologinya. Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika seperti diatas biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices).

Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/ teknik elektronika dan instrumentasi. Revolusi besar-besaran terhadap elektronika terjadi sekitar tahun 1960-an, dimana saat itu mulai ditemukan suatu alat elektronika yang dinamakan Transisor, sehingga dimungkinkan untuk membuat suatu alat dengan ukuran yang kecil dimana sebelumnya alatalat tersebut masih menggunakan tabung-tabung facum yang ukurannya besar serta mengkonsumsi listrik yang besar. Hanya dalam kurun waktu 10 tahun sejak ditemukan nya transistor, ditemukan sebuah rangkaian terintegrasi yang dikenal dengan IC (Integrated Circuit) merupakan sebuah rangkaian terpadu yang berisi puluhan bahkan jutaan transistor di dalamnya. Sehingga kita bisa melihat sebuah perangkat elektronika semakin kecil bentuknya tetapi semakin banyak fungsinya sebagai contoh telephone genggam (Handphone) yang anda pakai saat ini dengan telephone genggam yang anda pakai beberapa tahun yang lalu. Yah semua itu berkat revolusi Silikon sebagai bahan dasar pembuatan Transistor dan IC atau CHIP